Tampilkan postingan dengan label daily life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daily life. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Januari 2016

who remains?

Hari ini aku kembali diperingatkan akan satu hal, satu hal yang sering kali aku khilafkan, dan satu hal yang sering kali aku lakukan diluar alam sadarku.

Bahwa,
pada akhirnya,
only Allah remains...

Seringkali kita tanpa sadar menggantungkan diri dan asa kepada sesama manusia, akupun begitu. Ya, mungkin karena pada dasarnya, aku bukan orang yang mudah untuk percaya terhadap orang lain, maka ketika aku sudah mulai percaya, aku bisa sangat amat bergantung pada orang tersebut. 

Tapi ada satu hal yang kita lupa untuk mengingatnya,
People change.
Ya, mungkin mereka tidak bermaksud untuk berubah. Tapi, tuntutan hiduplah yang secara tidak langsung memaksanya untuk berubah. Jika dulu kita bisa dengan santainya menegur mereka, atau bahkan mendatanginya saat kita membutuhkan a shoulder to cry on, sekarang tidak seperti itu lagi. 'Teman' itu suatu saat akan sibuk dengan kehidupannya, atau mungkin dengan keluarga barunya, bahkan dengan pekerjaan barunya, sehingga waktu yang dulu mereka gunakan untuk sekedar membalas pesan kita, berbincang ketika sedang luang, pun semakin singkat, hingga akhirnya secara tanpa sadar, kita sudah tidak ada lagi di dalam circle life mereka.

Akupun mengakui, semakin bertambah umur, akan semakin sedikit orang yang bisa kita ajak untuk berbicara, saling bertukar pikiran satu sama lain tanpa harus menjudging siapa yang benar ataupun siapa yang salah. Akupun merindukan hal itu, berbicara tanpa ujung dengan orang yang open minded, dan sangat terbuka tanpa pernah mengajak atau menghasutku untuk menghakimi sebuah permasalahan. Sehingga ketika semakin dewasa, ketika kita menemukan orang seperti itu, kita akan sangat tertarik untuk menghabiskan setiap saat untuk berbincang dengannya, dan kemudian, secara tidak sadar kita sudah bergantung dengannya.

Tapi apa yang bisa lakukan ketika orang tersebut mulai sibuk dengan urusannya masing-masing, dan mulai mengesampingkan kita?
Nothing.
Simply because life is go on, dan kembali lagi pada pernyataan diatas, semakin dewasa, semua orang akan sibuk dengan urusannya masing-masing.
Tapi bukan berarti mereka sudah menghapus kita di dalam hidupnya, mereka 'hanya' mengesampingkan kita, untuk kehidupan pribadinya. Apakah salah? Tidak.

That's why, jika kamu sudah menemukan 'sahabat' seperti itu di dalam hidupmu, treasure him/her well, dan ketika semuanya terlihat sangat berat and you have no one to cry with, remember, in the end, only Allah remains.... 

Kamis, 02 Mei 2013

A bead of happiness

Alhamdulillah....
Mungkin hanya kata itu yg bisa kuucapkan sekarang. Allah has given me something that soooo-great and blissful. I am completely happy now. I just have to fight this battle successfully.

My heart truly happy now. Siapa bilang aku hanya akan bahagia jika orang yg kusayang dan menyayangiku menjadi milikku? No. Bahkan tanpa mereka pun kita masih bisa hidup. Dan bahagia.

Feeling satisfied with just family and friends, with every little thing that running in my circle life. It is enough for me. My reasons to live and smile, it is all here. And I believe, it is just another matter of time for anyone who will come into my life and spread his love sincerity to open my heart. Again....

Anyway, big thanks, Allah. You're the savior of my life {}

Jumat, 22 Maret 2013

mindset

Secercah harapan itu mulai muncul. Terimakasih, Tuhan telah memberiku sedikit saja pencerahan, dan keikhlasan yg selama ini kuperjuangkan. Demi apapun, merelakan dan mengikhlaskan anugerah Mu -sekaligus menjadi hal yg sangat berarti untukku- bukanlah hal yg mudah. Bahkan teramat-sangat-sulit. Tapi sekarang aku sadar. Dari awal memang Kau sudah menegaskan, tidak ada yg abadi di dunia ini. Forever will always be Yours, only Yours.

Banyak sekali pelajaran yg kuambil dari hubunganku yg hanya berjalan 3tahun ini. Belajar untuk lebih bersabar, menjadi lebih dewasa, sekaligus menjadi pribadi yg lebih dekat dengan-Mu. Dia membawaku ke arah yg lebih baik. Dan aku bersyukur, telah Kau beri kesempatan untuk bisa menjaga, menyayangi, dan mengasihi salah satu ciptaan terbaik-Mu. Tidak, aku tidak akan merengek memintanya berada di sampingku lagi. Mungkin memang butuh sedikit waktu agar seseorang menyadari apa yg pernah mereka dapatkan,

Aku sadar, this life is mine and God would perfectly direct me to another way, better, and brighter. Kita tidak seharusnya menggantungkan asa, harapan, dan kebahagiaan hanya kepada seseorang, ataupun sesuatu. Karena ketika seseorang atau sesuatu hilang, asa, harapan, serta kebahagiaanmu akan turut serta hilang. Jangan salahkan keadaan, jangan salahkan Tuhan jika justru dirimu sendirilah yg membuat hidupmu kacau, membuatmu menjauhkan diri dari pelukan-Nya.

Kebahagiaan itu adalah pilihan, bukan keadaan. Dan saat ini, aku sedang memilih untuk bahagia. Kali ini, aku akan bahagia menurut diriku sendiri. Aku tidak ingin lagi menggantukan segalanya kepada seseorang atau bahkan sesuatu yg aku tau, suatu saat pasti akan pergi meninggalkanku. Cinta itu akan datang dengan sendirinya, saat aku mulai lebih mensyukuri apa yg telah aku raih.



Malang, 22 Maret 2013
With love,

Kartika

Sabtu, 16 Maret 2013

Sosok di ujung jalan

Ada saat dimana kita lebih baik untuk pergi dan mulai mencari partner kebahagiaan baru daripada untuk bertahan dan menumbuhkan duri baru di hidupmu.
Ya, aku beranjak pergi saat ini. Dan perlahan, sudah kutemukan sosok partner kebahagiaanku di ujung jalan itu.
Aku belum berani untuk berlari dan meraih tangannya. Aku hanya mampu berjalan setapak demi setapak, mencoba meyakinkan diriku bahwa sosok di ujung jalan itu nyata, ataukah hanya sekedar khalayan semata.
Sudah lama rasanya ketika senyuman orang lain dengan magisnya mampu menarik simpul-simpul ujung bibirku untuk mengikuti lekuk senyumnya. Ketika batang hidungnya mulai muncul, dan langkah kakiku dengan ringan menghampirinya.
Sesederhana itu jatuh cinta.
Tapi aku masih sedikit melaju dari garis 'start'. Sedangkan cinta itu masih ada di ujung jalan. Perlahan. Tapi pasti. Berharap sosok itu melaju ke arahku, dan tetap menjulurkan tangannya terhadapku.
23:33
Malang, 16 Maret 2013
Dari wanita yang diam-diam mencintai lekuk indah senyummu

Minggu, 10 Februari 2013

Cerita untuk Kekasih

Ya Allah, terimakasih sudah mengingatkan. Selalu mengingatkan untuk kembali pada realita.

Terimakasih untuk selalu menyadarkanku, bahwa hidup ini tidak segampang seperti membalikkan telapak tangan.

Terimakasih untuk selalu mengingatkanku, betapa besar anugerah dan kemampuan-Mu, Gusti. Betapa gampang bagi-Mu untuk merubah nasib seseorang.

Aku percaya, keajaiban-Mu ada dan nyata. Selalu ingatkan aku Ya Rabb. Ingatkan aku akan besarnya kasih-Mu, ingatkan aku untuk selalu bersandar bukan di tempat lain, melainkan hanya di dalam naungan nama-Mu.....

Sabtu, 19 Januari 2013

Dot.

Ada yg berbeda dgn perasaan itu. Perasaan yg selama 3 tahun ini kujaga baik-baik. Perasaan yg selama 3 tahun ini ku jaga kesuciannya.

Rasanya....aku sudah cukup puas sampai disini. Aku sudah mulai lupa rasanya memuja-muja seseorang seperti dulu.

Perasaan itu masih ada. Jelas masih ada. Tapi lama-kelamaan, perasaan itu mulai menjauh, sama seperti pemiliknya. Dan aku, sudah cukup jenuh untuk menahan semua perasaan itu.

Wajar saja, bukan? Semua hal di dunia ini pasti mempunyai titik jenuhnya masing-masing. Begitupun aku. Begitupun perasaanku.

Rabu, 16 Januari 2013

Insecure

Bukan. Aku bukan wanita murahan yg gampang menaruh hati pada pria manapun. Aku hanya wanita rapuh yg bersembunyi dibalik tawa, dan lelucon bersama para pria. Mencoba menutupi luka hati yg selalu ditorehkan oleh kaum mereka.

Bukan. Aku bukan wanita yg dengan gampangnya memulai suatu hubungan yg bersangkutan dgn hati. Aku hanya wanita dengan segala ketakutannya, mencoba membaur dengan setiap orang dan mencari, selalu mencari alasan untuk tersenyum.

Jangan anggap segala lelucon genit nan menjijikkan itu adalah jati diriku. Tidak. Jangan sekali-kali menganggapnya begitu. Aku tau kepada siapa aku harus serius, dan kepada siapa aku harus selalu bercanda.

Ya. Luka hati ku sangat dalam untuk sebagian wanita. Kalian tidak tau apa yg sudah kualami, kalian hanya tau nama ku, dan topeng mana kah yg kuputuskan untuk kusandiwarakan di atas panggung maha megah yg bernama dunia....

Jumat, 07 Desember 2012

The end of the world

They said....on 21st December, it will be the end of the world.

Sebenarnya...apa pantas kita mengira-ngira akan datangnya hari akhir, pdhl sudah jelas dicantumkan dalam kitab suci Al Qur'an, hanya Maha Gusti Allah yg tau akan datangnya hari itu.

Apa pantas, kita menerka-nerka sesuatu yg bahkan awal munculnya saja tidak kita ketahui secara pasti?

And the answer is : NO !

Sungguh tidak pantas kita mengira-ngira hal yg merupakan rahasia Allah.

Ya, mungkin aku memang terlalu naif dan tidak pantas untuk membuat posting seperti ini. Tidak, ini tidak ditujukan untuk siapapun. Postingan ini lebih merupakan peringatan untuk diriku sendiri. Karena aku pun tak bisa munafik, aku takut akan datangnya hari kiamat. Oh bukan, mungkin lebih tepatnya, aku belum siap jika harus menghadapi hari besar itu.

Terlampau banyak hal yg belum bisa kuwujudkan untuk Allah dan orang tua-ku. Aku bahkan belum bisa mencintai Allah sebesar Allah mencintaiku.

Tolong Ya Allah, berikan kami waktu dan ketulusan untuk mencintai-Mu, sebesar rasa sayang-Mu untuk kami :") Aamin Ya Rabb...

Selasa, 07 Agustus 2012

blue horizon

Beyond the blue horizon waits a beautiful day. Goodbye to things that bore me, joy is waiting for me. I see the new horizon, my life has only begun. Beyond the blue horizon, lies the rising sun.....

Selasa, 05 Juni 2012

waffle of love

Another girl's devil must have been entered into my mind that day. I just cook some waffles all of sudden. And, that thought crossed  my mind completely. I'm a girl, the totally girly one yesterday. Yeah, I cook some waffles for my lover muehehehe. Am I just that romantic? :-P

Yes I made this waffle. But, he was the one who put ice cream and ruined its appearance :|
Unpredictably, he melted that much. Sooooo much until I couldn't find a single word to describe his reaction that day. He was more than happy. He was smile foolishly, and.....ah I wish you guys there that day. And this is the evidence:

He is not that kind of guy who will always shows public how sweet he is, or how much he loves me. He just prove it. In front me. He has that thought, "It isn't important how they judges us. The most important are, I love you, and I have my own way to prove it". But that day, he showed it to everyone. Hahaha LOL. I just melted. Silly huh? I'm the one who made the surprise, but in the end, I'm the one who was melted :")

Selasa, 10 April 2012

my fault

Kesalahan terbesar ku yang pernah kulakukan selama masa-masa sekolah disini adalah : men-judge orang yang baru sebentar aku kenal.

Ya, kali ini aku benar-benar merasa bersalah terhadap mereka, yang pastinya pernah aku judge dengan teganya. Banyaak sekali jumlahnya. Bahkan sekarang aku udah lupa, siapa-siapa aja yang pernah aku judge seenak jidat ku.

Dan sekarang aku sadar, semua orang di dunia ini tidak bisa ditebak sifat nya. Dunia ini palsu, begitupun aktor dan aktris yang berada di dalamnya.  Kita semua pasti mempunya berbagai macam sisi dari diri kita. Lingkungan lah yang membuat kita menentukan, bagian dari sisi mana kah yang kita pilih untuk berada dalam suatu lingkungan tersebut.

Sebagai contoh, sikap kita terhadap orang tua, teman, ataupun musuh tentu berbeda kan satu sama lain?
Di depan teman, kita bisa menjadi pribadi yang sangat menyenangkan, perhatian, dan bahkan sangat pantas untuk disayangi. Sebaliknya, perilaku kita ke musuh tentu kebalikannya. Kita akan menjadi anak yang ber-akting amat-sangat menyebalkan di depan mereka. Ya, itu salah satu sisi dari berbagai banyak sisi yang kita pilih untuk ditunjukka ke kelompok yang berbeda.

Semua orang itu munafik. Ya, aku tidak menyalahkan mereka. Karena memang pada dasarnya, munafik itu diperlukan. Sekali lagi, dunia ini hanyalah sebuah panggung, dimana diri kita adalah pemain kunci sekaligus pemeran utamanya. Disaat kita lemah, kita harus berpura-pura untuk tegar hanya untuk menghadapi segala rintangan yang ada di depan kita. Dengan harapan, dari segala kepalsuan itu akan membawa sugesti pada diri kita untuk menjadi benar-benar tegar.

So, no one has the rights to judge other people :-) <3

Senin, 09 April 2012

toycam

Let me introduce a little of people that I called "bestfriends". Hope you can always bring me happiness and craziness in my teen-world :'))

HERE WE ARE!!










I love you, Umik-Tita-Siti-Ari <3

do you know what the meaning of friends?

Just got a lot of lessons today. About friends, about faith, and everything we need to go through all of this fucking shit called life.
Everything just happen today. And I never expect anything before this shit happen.

Okey, maybe it's too hyperbolic for you all. But yeah, this is what I feel now.

I'm so scared. To lose friend again. I'm so scared to face this class, this school, this kind of teen-world alone. And I never want it to  happen.

Bayangkan, ketika kalian sudah sangat-cocok dan bisa menjadi diri kalian sendiri pada suatu lingkungan, dan secara tiba-tiba kalian diharuskan untuk berpisah, dan berubah sesuai dengan tuntutan lingkungan.
So pity and so-fuckin'-shit, right?

Ya, aku sudah sangat cocok dengan dia, dengan mereka. Dan tiba-tiba saja, mereka berkata bahwa lingkungan sudah tidak menerima kami, aku dan mereka. Sangat 'pathetic' ketika aku tau, bahwa selama ini kegiatan yang aku sukai, yang aku nikmati malah membawa dampak yang buruk di mata lingkungan.

Sampai pada akhirnya, dia, atau, mereka, memilih untuk menjauh untuk memperbaiki image kami, mereka, sekaligus dia. Bukankah segalanya tidak akan selesai hanya dengan 'menjauh'?

Aku sudah terlanjur cocok dengan mereka. Dengan dunia kami. Dunia remaja yang penuh dengan kenakalan dan juga, canda-tawa persahabatan. Ketika mereka sempat berfikiran untuk 'menjauh', aku jelas amat-sangat-menyayangkan keputusan mereka. Ego-ku lah yang menahan ku untuk meminta mereka stay bersama kami dan menghadapi semua nya bersama-sama.

Yah, I love you all. All of us. They've choose to be a better person. Just not like us. What can I do? It's for their life, and their future, rite? And I just realize that, in a time, everything that can bring us happiness, suddenly can bring us to the very-painful feeling. Sometimes, we just have to allowing their decision even it makes us feel so pathetic.

"Lose a friend can possibly more worse than lose a lover"

Kamis, 05 April 2012

sensitive

Kadang, menjadi orang sensitif itu ada saat sangat baik dan ada saat sangat buruk nya.
Mungkin, menjadi pribadi yang sensitif bisa membuat kita dinilai 'peka' dan juga, sekaligus membuat diri kita lebih peduli terhadap orang lain. Tapi sadarkah kalian, menjadi priubadi sensitif sebenarnya juga menyusahkan orang lain. Dalam hal ini, pergaulan.

Seru ngga sih punya teman yang sedikit-sedikit suka ngambek gara-gara digodain?
Seru ngga sih disaat kita lagi seru-seru nya bercanda, tapi tiba-tiba ada salah satu teman kalian yang gondok ato bahkan marah-marah hanya karena bercanda an kita?

Pastinya tidak. Sangat-tidak-seru.

See? Being sensitive is not always good. But not always worse too.
Yang harusnya kita pikirkan adalah bukan tentang lingkungan yang beradaptasi dengan kita, tetapi bagaimana cara kita untuk beradaptasi dengan lingkungan. Semakin tambahnya umur ku, semakin juga aku sadar, ada banyak jenis manusia dengan sifat yang berbeda satu-sama lain. Yang menjadi masalah adalah, seberapa pintar kita untuk bisa bertahan dan beradaptasi dengan beratus-ratus, ato bahkan berjuta-juta sifat itu.

Tapi itu juga yang bikin hidup ini seru. Ya, perbedaan itu indah.

Sabtu, 31 Maret 2012

new template

Hello bloggers!
Finally, today I change my layout, what do you think about it? Cool, isn't it? *punched*
Still, don't know what topic must be talking about -_- so I think on this post I'll just share photos taken by Canon 550D and photo box with my hubbie and my beloved classmates :)

that's his pillow, his present to me on my 17th birthday, cute isn't it? ;)

and his pillows too. they're so cute. feels like he 's hugging me while  I was sleep xoxo :*


and....they're my beloved classmates, SIX PACK!! hugs and kisses :*{}
Okay, still. I don't know what must be talking about. I'll write about them all someday. Oh no. Maybe I'll talking about my classmates, without my hubbie. There are soooo many post about my hubbie, right? Maybe you'll feel like-oh-stuff-and dizzy if I write about him on every post hihi :p

Selasa, 21 Februari 2012

something just crawling on my head

vakum blogging for about 2 weeks hell yeah. so much things to do lately, and it causes so much stories that must be shared with you, bloggers

i've been very sensitive and moody person lately. dunno why. i felt so tired and need much more people's care. including my boyfie
ya, akhir-akhir ini aku jadi cewe yang yah, manja and so childish. i want to be cared, to be loved, much more, from my boyfie. bahkan sebenarnya, boyfie udah amat-sangat-perhatian sama aku. aku selalu meminta lebih dan pada akhirnya, hal itu hanya menyisakan penyesalan yang teramat dalam, karena telah bertingkah seenaknya sendiri terhadap orang yang kusayang

Alhamdulillah, my boyfie is a patient person. so much patient. he listened to my scold calmly, and give me his sweetest smile that could make my mood much better
dia dengan sabarnya dengerin semuaaaa omelan ku, dan bikin aku melting dengan semuaaa perlakuan dan kata-kata hiburannya yang menenangkan. tentunya, aku ngga bisa lama-lama marah dan ngomel ke dia. dia semacam punya pelet yang selaluuuuuuuu bs ngeredain semua emosi ku


and yes, that 'friends' such a suck people. they underestimate me and others, like useless stuffs, and throw us away from class. they feel like they're the smartest or even the  most diligent. fuck them all!

Selasa, 07 Februari 2012

butterflies

Last weekend, i just went to one of my favorite place on Malang, Club House. That place actually such a big gym, with tennis yard, swimming pool and karaoke studio. Yes, it's such a comfortable place to get my body fresh. I took this photos when I was waiting to my picker. Sorry, only one of this photo that edited. I know I'm such a idiot when I meet Photoshop and other damn-program-editor








"There is nothing in a caterpillar that tells you it's going to be a butterfly. " ~Richard Buckminster Fuller

"Beautiful and graceful, varied and enchanting, small but approachable, butterflies lead you to the sunny side of life.  And everyone deserves a little sunshine."  ~ Jeffrey Glassberg

Sabtu, 14 Januari 2012

take it all or nothing

Voilaa bloggers!
How was your day? Hopefully your day much brighter than before, just same with mine :))

Hari Senin kemarin, dia dateng ke rumah ku. Nyokrok banget sih pas tau dia ngga pake cincin kita :/ tapi........yah, aku mulai bilang hal yg jujur, aku rasa sekarang pasti nyokrok banget. Aku bilang, aku gamau ketemu sm dia lagi untuk waktu yg lama. Sebenernya aku jg ngga yakin bisa ngga ketemu dia dalam waktu yg lama. Tapi harus gimana lagi? Kan aku harus move on. Itu cara ku. Menghindari sebisa mungkin. Setelah semua sakitnya hilang, baru aku bisa buat temenan lg seperti sblm nya

Tapi tiba-tiba...........
Dia bilang, dia gamau aku tinggal. Dia blg dia pgn balik, kayak dulu lagi. Jelas. Balikan. Pacaran lagi

Bahkan sampai skg pun aku bingung, justru hal itu impian ku selama hampir 16bulan terakhir ini. Aku pgn hubungan yg jelas. Yg pasti. Tapi ketika itu sudah ada di depan ku, aku malah bimbang, "Apa bener, aku harus memulai semua nya dari awal lagi? Must I?"
Karena kepercayaan ku ke dia terlanjur luntur, aku suruh dia untuk ngebuktiin dulu semuanya. Ngebuktiin kalo dia bs setia seperti awal dulu sm aku. Ngebuktiin kalo dia memang butuh aku di hidupnya. Ngebuktiin kalo dia bener-bener sayang aku :)

Yah, aku mulai berfikir, bahkan mulai mencoba untuk percaya dari awal lagi dgn dia. Memulai semua nya lagi. Dari awal. Aku berharap, dia bisa ngebuktiin, bahwa dia emang pantes buat dapet kepercayaan ku lagi. Aku harap, dia bs buktiin, secepatnya. Karena jujur, aku pun pgn cepet dapet keputusan yg jelas :P hihi

I love you as always, DJY ♥

Kamis, 05 Januari 2012

now the time

Here we are. On the bottom of reality
Everything has change perfectly. But not with my feeling. Not yet.

Semalem, iseng-iseng stalking twitter mantannya dia, and yes, aku nemuin capture an bbm nya ke cewe itu. Hell yeah, why my heart still hurts when I read it? I think he wouldn't act silly like that. Like he still want her in his life. Oh maybe it really means? I don't know ☹ My heart exactly hurts when I see it. Aku ngga nyangka dia bakal kayak gini lg. Secepet ini. Seolah-oleh I'm nothing for him

Is it really the ending for us? Because, I'm so fuckin' tired to hold on. Humans are forever human. My heart could possibly tired too. Aku bertahan selama ini, tapi dia? Seakan-akan 'membuang' dan 'ngga peduli' sama semua yg aku lakuin. Dia dgn gampang nya sepik sana-sini, jatuh hati ke sana-sini.......dan aku? Cmn bs bengong, pasrah sm semuaaa yg dia lakuin. Aku bisa apa? Terlalu capek untuk bertahan, tp jg terlalu sayang untuk menyerah

Kali ini, dia sendiri yg nyuruh aku move on. Okay, I'll move on. Susah. Tp aku harus yakin, aku bisa. Lihat aja hatiku, seakan-akan genteng yg bocor. Banyaaaak bgt bolongnya. Aku butuh waktu untuk 'menambal' bagian-bagian yg bolong itu. Aku butuh waktu untuk bs percaya lg sm dia kayak dulu

Dia blg, "skg belum saatnya untuk pacaran yg trlalu serius" dan dia ngga bs untuk setia saat ini. Aku cmn mikir, umur manusia siapa yg tau? Bs aja bsk aku dipanggil, dan kapan lagi "waktunya untuk trlalu serius" itu? Kenapa dia ngga nyoba untuk setia sebiasanya selama masih ad aku di sisinya?

"........lgsg aku jadiin pacar, trus ngga bakal aku lepasin". Ngga bakal aku lepasin. Itu kata-kata nya ke cewe itu. Wow, ngga ad kata yg bs njelasin gmn perasaan ku pas baca itu. Sakit, tapi...........sudah biasa. Saking seringnya. Aku tau cepet ato lambat pasti bakal kayak gini. Pasti. Tapi, sedikit kaget dia bs se-tega itu setalah semua yg kita lakuin bareng. Am I really 'nothing' on his eyes?

I'm fuckin' tired to crying all night. And I'm too tired to hold this pain. I'm sorry I can't keep my promise, I can't keep my words. It's just.........enough
Aku berharap kamu lah masa depan ku. Ya, itu doaku tiap malam. Hanya saja, masa depan itu bukan skg kan? :")

I'm sorry, and Goodbye my beloved

Minggu, 18 Desember 2011

falling for you

Malam ini hujan. Sesuatu bgt setelah akhir-akhir ini jarang hujan. Well, selama ini memang seakan-akan langit ngerti apa yg lagi aku rasain. Seperti saat ini, disaat aku bener-bener nyesek dan air mata kayaknya udah diujung benteng pertahanan, langit malah ikutan nangis duluan

Sebelumnya, aku mau ngucapin, Happy Birthday for my beloved, Davin Janitra Yudianto
Sepertinya semua doa sudah aku ucapin ke dia. Dan ngga kerasa, ini sudah ulang tahun ke-3 yg dia rayain bareng aku :") ngga kerasa waktu cepet bgt berlalu nya. Bahkan masih teringat jelas style-nya dia sewaktu kita pergi nge-date buat pertama kalinya di ulg taunnya 2 taun lalu. Masih teringat juga taun lalu, mendung2 dia ke rumah ku dan aku ngasi dia something

Dan taun ini, semenjak jumat kemarin, ada 'sedikit' masalah. Well, aku ngga pantes nyebut itu 'sedikit' karena faktanya, masalah itu bikin dia nyuruh aku menjauh, dan melepaskan dia. Apa? Dia takut dia nyakitin aku, bikin aku nangis untuk kesekian kalinya? Hah. It's useless if he did it that way.

Kali ini aku cuma berharap dia bs tau, atau lbh bagusnya lg, jika dia bs baca dan mengerti ttg perasaanku, dan apa yg aku pikirkan. Dia beranggapan, jika aku ngelepasin dia, aku ngga bakal nangis lagi? Aku bakal seneng? Big NO! Karena justru faktanya, aku ngga bs tanpa dia. Ngga ada semangat hidup. Blas. Tiap hari hanya bs bengong dan bertanya-tanya, "sebenernya apa sih arti nya diriku buat dia?". Yah, untung-untungan aja kalo air mata ngga jatuh

Drpd nyuruh aku ngelepasin dia biar aku ngga nangis-nangis lg, knp dia ngga 'stop' buat mencari cewe lain, dan cuma stay buat aku??

That's my biggest question
I love him. To death. Aku udah bertahan selama 2tahun, well, 15bulan aku bertahan tanpa status. Dan dia menyuruh ku pergi gitu aja? Kalo segampang itu, hal itu pasti udah aku lakuin sejak 15bulan yg lalu. Yes, it's just not that easy. Damn hard. Very-very damn hard. I just thinking, kalo aku nyerah, ngelepasin skg, terus sia-sia dong perjuangan ku selama ini? Sama aja dia ngga menghargai perjuangan ku selama ini. Buat apa aku bertahan selama ini kalo ujung-ujungnya aku nyerah, dia lupain aku, lupain rasanya buat aku, dan endingnya, aku cmn sekedar 'stranger' buat dia. Aku bener-bener gamau itu terjadi

Please, try to understand my feeling. Why don't you just stay by my side forever? :'(