Tampilkan postingan dengan label stressed out. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stressed out. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2017

Bicara pada Semesta

Banyak hal di dunia ini terjadi diluar kendali kita.
Tak peduli seberapa dalamnya kita menyayangi dan menginginkan seseorang, campur tangan semesta pun akan selalu menjadi penentu akhir dalam sebuah cerita.
Tak peduli seberapa kerasnya kita berusaha, semesta yang akan menentukan bagaimana baiknya sebuah cerita akan berakhir.

Aku, disini, kehilangan harapanku terhadap semesta.
Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik, menjadi seperti apa yang dia inginkan.
Aku tak pernah merengek,
tak pernah menuntut,
tak pernah mengkhianati,
selalu berusaha ada disampingnya kapanpun,
selalu berusaha mencukupkan apa yang dia inginkan,
Dengan harapan,
semesta akan menginjikan kami untuk bersama selamanya.

Tapi semesta membiarkan tragedi itu terjadi.
Aku harus kehilangan orang yang kusayangi sepenuh ragaku dengan sangat tiba-tiba.
Disaat aku sedang sangat berbunga-bunga karena merasa disayangi.

Semesta membiarkan aku berjarak dengannya dengan alasan yang sangat tidak bisa kuterima.
Tapi,
bukankah perpisahan adalah sesuatu yang manusia tidak akan pernah bisa terima, apapun alasannya?

Semesta mengharuskan dia untuk berubah.
Dia yang mencintaiku, tidak akan membiarkanku mengemis rasa perhatian darinya.
Dia yang mencintaiku, tidak akan membiarkanku merasa tidak diinginkan, apalagi olehnya.
Dia yang mencintaiku, akan selalu berusaha untuk berada di sampingku apapun keadaannya.

Semesta,
Apakah benar masih ada aku di hatinya?

Rabu, 18 November 2015

For every pain

Banyak hal bisa berubah secara drastis dalam jangka waktu 2 tahun. Termasuk, hubungan kasih sayang antar orang-orang yang sangat berarti di dalam hidup kita.
Luka dan sakit yang kualami meninggalkan perasaan trauma dan ketidak yakinan akan menjalani sebuah masa depan.
Tidak jarang aku hanya bisa menangis dalam diamku dan meneteskan air mata tanpa sadarku.
Tetapi satu hal yang aku tau, perasaan itu telah merusak jiwa dan ragaku.

Tanpa aku sadari, aku mulai bersikap over-excited dan tertawa akan hal-hal bodoh yang sebenarnya tidak patut ditertawakan.
Tapi tidak apa-apa, mereka pun tidak menyadarinya.
Akupun mulai acuh akan segala pemikiran yang berkecamuk dalam jiwa dan pikiranku.
Dan perlahan-lahan perasaan itu mulai menggerogoti segala sumber energiku.
Sampai pada akhinya aku sadar, aku sudah kalah. 

Aku kalah dengan segala cobaan yang telah diberikan kepadaku.
Aku mulai tidak percaya akan apapun, manusia, cinta, persahabatan, bahkan kekeluargaan.
Buat apa ada itu semua jika pada akhirnya, kamu hanya bisa bercengkrama, berbisik pada dirimu sendiri?
Karena pada akhirnya, semua orang akan meninggalkanmu.
Dan kamu, selalu dituntut untuk tegar, dan tidak menggubris segala trauma dan sakit yang sudah menancap pada jiwamu.

Aku mulai meragu pada masa depanku.
Adakah orang yang sanggup menerimaku dengan tulus, tanpa melihat latar belakang, masa lalu, dan sanggup menuntunku berdiri tegak dengan semua rasa takutku?
Bagaimana bisa orang menerimaku yang pola 'dasar'nya saja tidak utuh?

Aku mulai kalah dengan kebencian.
Karena tanpa kusadari, aku mulai membenci orang itu, seseorang yang telah merenggut semua bahagiaku.
Aku mulai membenci semua orang yang mencampakkan, merebut, menginjak-injak suatu dasar dari kehidupanku.

Maafkan aku, Ya Rabb...
Aku masih jauh dari kata 'ikhlas', dan tegar menerima segala cobaan dari-Mu.
Aku masih sering menuntut keadilan disaat Engkau menerpaku dengan berbagai cobaan.
Tak jarang aku menyalahkan-Mu, ya Rabb....
Menyalahkan-Mu yang sudah memberiku cobaan yang jauh diluar kemampuan hati dan jiwaku.

Maafkan aku, Ya Rabb...
Selalu meminta-Mu meminjamkan sedikit saja kekuatan milik-Mu untukku.
Tegarkan aku, Ya Rabb...
Karena pada akhirnya aku sadar, tidak ada yang pasti di dunia ini, dan segala kepastian hanya milik-Mu.

Semoga Engkau selalu melindungi dan meridhoi segala perjalanan hidupku. Aamiin.

Selasa, 26 Februari 2013

hidup dirancang untuk tidak dimengerti

Beberapa hal di dunia ini sepertinya memang sudah dirancang untuk tidak dimengerti. Seperti contohnya, kenapa manusia harus menghirup oksigen? Kenapa bukan gas gas yang lain seperti helium saja, yang tersedia lebih banyak? Atau, yang lebih ekstrim, kenapa kita harus hidup jika toh pada akhirnya kita akan kembali mati juga?

Saat ini juga, begitu banyak hal sangat tidak aku tau. Aku hanya berusaha untuk melakukan hal yang semula kuanggap benar. Awalnya, semua berjalan manis dan baik-baik saja. Sampai pada akhirnya aku sadar, perancang segala cerita hidup ini bukan kita, buka manusia, melainkan Allah. Seindah apapun aku mencoba mengatur hidup, semenarik apapun aku bersikap di hari-hariku, endingnya yang menentukan tetap Allah.

Bahkan kalo aku bisa memprotes sedikiiit saja takdir Allah, aku sudah lama protes tentang every-single-thing that has been given for me. Tapi, tidak, aku tidak akan protes. I trust You.

Mungkin beberapa hal di dunia memang sudah dirancang untuk tidak dimengerti. Sekeras apapun manusia mencari, mungkin kita hanya perlu menjalani, dan berpasrah saja. Ketika semua yang kita lakukan, yang kita harapkan meleset sangaaaat jauh dari ekspektasi kita, mungkin, jalan yang terbaik hanya ber-khusnudzon kepada-Nya dan membiarkan-Nya menata kembali hidup kita sesuai dengan skenario yang sudah Dia buat sejak awal kita diciptakan.

Coba bawa aku kembali ke masa lalu. Aku akan lihat, segala kesalahan-kesalahan bodoh yang berulang kali kulakukan. Ya, aku tidak se-suci itu. Betapa childish dan sombongnya aku waktu itu, betapa sembrono nya aku melakukan hal-hal yang kini aku sadar, sangat bodoh untuk dilakukan. Betapa bersyukurnya aku hingga sekarang, ada Sang Penjaga yang selalu setia mengingatkan dan mengasihiku.

Benar, beberapa hal di dunia sudah dirancang untuk tidak dimengerti. Tapi bolehkah, aku mencoba untuk memahami segala rintangan dalam skenario yang sudah Engkau tuliskan dalam suratan takdirku, Allah?

Senin, 04 Februari 2013

Empty

Suatu saat, kalian pasti akan merasakan hal seperti ini. Setidaknya, kalian sudah pernah mengalami hal pait dan memuakkan seperti yang kualami sekarang.

Hatiku kosong. Hatiku butuh akan sebuah rasa yang bisa membuatnya damai. Aku mencoba membuka hati. Seperti yang wanita lain biasanya lakukan. Tapi anehnya, hal itu hanya bertahan beberapa saat saja. Karena tidak lama kemudian, aku mulai membandingkan orang itu dengan dia.

Sekali lagi. Aku mencoba mengisinya kembali. Tapi tetap, rasa nyaman itu sangat susah untuk menyeruak menenangkan hatiku.

Akhirnya, aku hanya membiarkan hatiku kosong. Tanpa berusaha membukanya kembali, atau mengisinya dengan perasaan damai, dengan lingkaran setan yang dipenuhi oleh malaikat.

Jumat, 03 Agustus 2012

confession

Mungkin, kamu ngga akan pernah baca ini. Oh, mungkin juga suatu saat ada setan merasuki pikiran kamu, dan membuat kamu lebih tergoda untuk membaca tulisan ku daripada berkutat dengan laptop dan game-game online yang sudah menjadi dunia mu sekarang.

Tahukah kamu, aku selalu menghindari agar tidak terlelap sepulang sekolah ataupun di malam hari, sebelum LED merah ku menyala dengan pesan kabar dari mu sudah selamat sampai tujuan. Secapek apapun aku, seberat apapun buku-buku di dalam tas ku, se-bad mood apapun aku seharian. Aku selalu menunggu kabar mu.

Tahukah kamu, aku selalu kesal dan merasa terabaikan, selalu merasa diacuhkan ketika kamu jauh lebih peduli dengan game-game kesayangan mu daripada sekedar mengangkat telvon ku, atau pun sekedar membalas chat ku. Tapi aku tau, itu dunia mu. Itu hal yang mungkin bisa membuat mu terhibur melebihi kehadiran ku. Tidak apa-apa, aku coba untuk mengerti.

Tahukah kamu, aku selalu memberimu pesan-pesan yang berderet panjang ketika kamu bilang, kamu akan pergi bersama teman-teman mu yang aku tau pergaulan mereka 'berbeda' dengan jati dirimu. Aku tidak mau hidup mu menjadi seperti lelaki lain di luar sana yang liar. Ya, aku takut mereka memberimu pengaruh yang bahkan bisa menghancurkan kepercayaan orang tua mu terhadap mu.

Tahukah kamu, aku menangis melihat mu kehilangan semangat mu. Melihat mu meratapi segala kesalahan-kesalahan yang pernah kau perbuat, karena ku tau, aku tidak mungkin bisa mengubah hal-hal itu.

Tahukah kamu, aku selalu mencoba untuk selalu ada untuk mu. Walaupun sering, aku mencuri-curi keadaan yang tidak memungkinkan untukku menghubungi mu. Aku tidak peduli dengan mata ku yang mengantuk, dengan ocehan orang yang mengomeli ku karena terlalu sering berkutat dengan dunia ku, ya, kamu.

Tahukah kamu, aku rutin memeriksa timeline kamu, bahkan status facebook dan pesan di dalam nya. Bukan, bukan karena aku tidak mempercayaimu, tapi terlebih karena aku ingin tau segala hal yang bahkan belum sempat kamu ucapkan pada ku. Ya, aku ingin mengerti dirimu, bahkan melebihi apa kamu mengerti dirimu.

Kurangkah segala perhatian ku, kasih sayang ku untuk mu?
Ya, aku tidak pernah meminta seluruh waktu, ataupun perhatian mu. Berikan aku setengah nya, itu sudah cukup untukku. Sesulit itu-kah?

Apa mungkin karena waktu, kamu pun perlahan tidak mempedulikan bahkan mulai tidak bisa mendengar jeritan-jeritan yang secara tidak langsung ku lontarkan untukmu?

Try to look at my eyes. Eyes will never lie. Even when I said "I'm fine" to you. You know, I'm torn....

Senin, 09 April 2012

do you know what the meaning of friends?

Just got a lot of lessons today. About friends, about faith, and everything we need to go through all of this fucking shit called life.
Everything just happen today. And I never expect anything before this shit happen.

Okey, maybe it's too hyperbolic for you all. But yeah, this is what I feel now.

I'm so scared. To lose friend again. I'm so scared to face this class, this school, this kind of teen-world alone. And I never want it to  happen.

Bayangkan, ketika kalian sudah sangat-cocok dan bisa menjadi diri kalian sendiri pada suatu lingkungan, dan secara tiba-tiba kalian diharuskan untuk berpisah, dan berubah sesuai dengan tuntutan lingkungan.
So pity and so-fuckin'-shit, right?

Ya, aku sudah sangat cocok dengan dia, dengan mereka. Dan tiba-tiba saja, mereka berkata bahwa lingkungan sudah tidak menerima kami, aku dan mereka. Sangat 'pathetic' ketika aku tau, bahwa selama ini kegiatan yang aku sukai, yang aku nikmati malah membawa dampak yang buruk di mata lingkungan.

Sampai pada akhirnya, dia, atau, mereka, memilih untuk menjauh untuk memperbaiki image kami, mereka, sekaligus dia. Bukankah segalanya tidak akan selesai hanya dengan 'menjauh'?

Aku sudah terlanjur cocok dengan mereka. Dengan dunia kami. Dunia remaja yang penuh dengan kenakalan dan juga, canda-tawa persahabatan. Ketika mereka sempat berfikiran untuk 'menjauh', aku jelas amat-sangat-menyayangkan keputusan mereka. Ego-ku lah yang menahan ku untuk meminta mereka stay bersama kami dan menghadapi semua nya bersama-sama.

Yah, I love you all. All of us. They've choose to be a better person. Just not like us. What can I do? It's for their life, and their future, rite? And I just realize that, in a time, everything that can bring us happiness, suddenly can bring us to the very-painful feeling. Sometimes, we just have to allowing their decision even it makes us feel so pathetic.

"Lose a friend can possibly more worse than lose a lover"

Selasa, 21 Februari 2012

something just crawling on my head

vakum blogging for about 2 weeks hell yeah. so much things to do lately, and it causes so much stories that must be shared with you, bloggers

i've been very sensitive and moody person lately. dunno why. i felt so tired and need much more people's care. including my boyfie
ya, akhir-akhir ini aku jadi cewe yang yah, manja and so childish. i want to be cared, to be loved, much more, from my boyfie. bahkan sebenarnya, boyfie udah amat-sangat-perhatian sama aku. aku selalu meminta lebih dan pada akhirnya, hal itu hanya menyisakan penyesalan yang teramat dalam, karena telah bertingkah seenaknya sendiri terhadap orang yang kusayang

Alhamdulillah, my boyfie is a patient person. so much patient. he listened to my scold calmly, and give me his sweetest smile that could make my mood much better
dia dengan sabarnya dengerin semuaaaa omelan ku, dan bikin aku melting dengan semuaaa perlakuan dan kata-kata hiburannya yang menenangkan. tentunya, aku ngga bisa lama-lama marah dan ngomel ke dia. dia semacam punya pelet yang selaluuuuuuuu bs ngeredain semua emosi ku


and yes, that 'friends' such a suck people. they underestimate me and others, like useless stuffs, and throw us away from class. they feel like they're the smartest or even the  most diligent. fuck them all!

Kamis, 05 Januari 2012

now the time

Here we are. On the bottom of reality
Everything has change perfectly. But not with my feeling. Not yet.

Semalem, iseng-iseng stalking twitter mantannya dia, and yes, aku nemuin capture an bbm nya ke cewe itu. Hell yeah, why my heart still hurts when I read it? I think he wouldn't act silly like that. Like he still want her in his life. Oh maybe it really means? I don't know ☹ My heart exactly hurts when I see it. Aku ngga nyangka dia bakal kayak gini lg. Secepet ini. Seolah-oleh I'm nothing for him

Is it really the ending for us? Because, I'm so fuckin' tired to hold on. Humans are forever human. My heart could possibly tired too. Aku bertahan selama ini, tapi dia? Seakan-akan 'membuang' dan 'ngga peduli' sama semua yg aku lakuin. Dia dgn gampang nya sepik sana-sini, jatuh hati ke sana-sini.......dan aku? Cmn bs bengong, pasrah sm semuaaa yg dia lakuin. Aku bisa apa? Terlalu capek untuk bertahan, tp jg terlalu sayang untuk menyerah

Kali ini, dia sendiri yg nyuruh aku move on. Okay, I'll move on. Susah. Tp aku harus yakin, aku bisa. Lihat aja hatiku, seakan-akan genteng yg bocor. Banyaaaak bgt bolongnya. Aku butuh waktu untuk 'menambal' bagian-bagian yg bolong itu. Aku butuh waktu untuk bs percaya lg sm dia kayak dulu

Dia blg, "skg belum saatnya untuk pacaran yg trlalu serius" dan dia ngga bs untuk setia saat ini. Aku cmn mikir, umur manusia siapa yg tau? Bs aja bsk aku dipanggil, dan kapan lagi "waktunya untuk trlalu serius" itu? Kenapa dia ngga nyoba untuk setia sebiasanya selama masih ad aku di sisinya?

"........lgsg aku jadiin pacar, trus ngga bakal aku lepasin". Ngga bakal aku lepasin. Itu kata-kata nya ke cewe itu. Wow, ngga ad kata yg bs njelasin gmn perasaan ku pas baca itu. Sakit, tapi...........sudah biasa. Saking seringnya. Aku tau cepet ato lambat pasti bakal kayak gini. Pasti. Tapi, sedikit kaget dia bs se-tega itu setalah semua yg kita lakuin bareng. Am I really 'nothing' on his eyes?

I'm fuckin' tired to crying all night. And I'm too tired to hold this pain. I'm sorry I can't keep my promise, I can't keep my words. It's just.........enough
Aku berharap kamu lah masa depan ku. Ya, itu doaku tiap malam. Hanya saja, masa depan itu bukan skg kan? :")

I'm sorry, and Goodbye my beloved

Minggu, 18 Desember 2011

falling for you

Malam ini hujan. Sesuatu bgt setelah akhir-akhir ini jarang hujan. Well, selama ini memang seakan-akan langit ngerti apa yg lagi aku rasain. Seperti saat ini, disaat aku bener-bener nyesek dan air mata kayaknya udah diujung benteng pertahanan, langit malah ikutan nangis duluan

Sebelumnya, aku mau ngucapin, Happy Birthday for my beloved, Davin Janitra Yudianto
Sepertinya semua doa sudah aku ucapin ke dia. Dan ngga kerasa, ini sudah ulang tahun ke-3 yg dia rayain bareng aku :") ngga kerasa waktu cepet bgt berlalu nya. Bahkan masih teringat jelas style-nya dia sewaktu kita pergi nge-date buat pertama kalinya di ulg taunnya 2 taun lalu. Masih teringat juga taun lalu, mendung2 dia ke rumah ku dan aku ngasi dia something

Dan taun ini, semenjak jumat kemarin, ada 'sedikit' masalah. Well, aku ngga pantes nyebut itu 'sedikit' karena faktanya, masalah itu bikin dia nyuruh aku menjauh, dan melepaskan dia. Apa? Dia takut dia nyakitin aku, bikin aku nangis untuk kesekian kalinya? Hah. It's useless if he did it that way.

Kali ini aku cuma berharap dia bs tau, atau lbh bagusnya lg, jika dia bs baca dan mengerti ttg perasaanku, dan apa yg aku pikirkan. Dia beranggapan, jika aku ngelepasin dia, aku ngga bakal nangis lagi? Aku bakal seneng? Big NO! Karena justru faktanya, aku ngga bs tanpa dia. Ngga ada semangat hidup. Blas. Tiap hari hanya bs bengong dan bertanya-tanya, "sebenernya apa sih arti nya diriku buat dia?". Yah, untung-untungan aja kalo air mata ngga jatuh

Drpd nyuruh aku ngelepasin dia biar aku ngga nangis-nangis lg, knp dia ngga 'stop' buat mencari cewe lain, dan cuma stay buat aku??

That's my biggest question
I love him. To death. Aku udah bertahan selama 2tahun, well, 15bulan aku bertahan tanpa status. Dan dia menyuruh ku pergi gitu aja? Kalo segampang itu, hal itu pasti udah aku lakuin sejak 15bulan yg lalu. Yes, it's just not that easy. Damn hard. Very-very damn hard. I just thinking, kalo aku nyerah, ngelepasin skg, terus sia-sia dong perjuangan ku selama ini? Sama aja dia ngga menghargai perjuangan ku selama ini. Buat apa aku bertahan selama ini kalo ujung-ujungnya aku nyerah, dia lupain aku, lupain rasanya buat aku, dan endingnya, aku cmn sekedar 'stranger' buat dia. Aku bener-bener gamau itu terjadi

Please, try to understand my feeling. Why don't you just stay by my side forever? :'(

Sabtu, 12 November 2011

moment which will never replaced

VOILA BLOGGERS!
Berasa seabad ini kagak buka blog .__. U,u sorry maafkan blogger hina ini \('-')/ _(._.)_ \('-')/

Well, skg aku udah kelas 11. Masa-masa yang yah bs dibilang surga nya SMA. And yes, I'm truly agree with those sentence :D
My class, XI Science 6 or known as Six Pack bener-bener kelas yg asik dan bs dibilang, kelas ku ini kelas Mts just because dari total 24 murid cewek, cuma 8 cewek yang ngga pake jilbab MUAHAHAHA

I love my high school moments. Sooooooo muchh!!
Walopun dengan posisi 'HTS'-an nih ya, tp kenangan bareng temen SMA bener-bener paling ngga bs dilupakan ({}) and davin, yes his heart truly mine! Mungkin kita belum bisa buat balikan dan memulai semua dari awal, it's okay, kita sama-sama berharap untuk kembali bersama di masa depan, dalam 1 ikatan suci sebuah pernikahan. Amin o:) untuk tujuan itu lah, aku dan dia sama-sama menjaga hati dan selalu mengucapkan doa dalam setiap sholat :)

And yes, I love my life, I love my-future-hubby, I love my friends, I love you all ♥

Rabu, 18 Mei 2011

no more

saat ini, alhamdulillah aku udah bs bener-bener ngikhlasin dia. aku udah ngga berharap sama sekali untuk mengulang semuanya lagi. aku cmn berharap, aku dan dia diberikan segala hal yang terbaik.
aku sadar, masa lalu hanyalah masa lalu. dan tidak akan bisa terulang untuk kedua kalinya
i've told you, kalo jodoh, sejauh apapun aku dan dia terpisah, pasti suatu saat akan dipersatukan lagi :)

saat ini, aku benar-benar bersyukur, enjoy dan bahagia dengan kehidupan ku sekarang. tanpa pacar, tanpa gebetan, hanya ada Allah, keluarga dan teman-temanku
aku ngerasa maleeees buangeeeet mau pacaran lagi. mau mulai semuanya lagi. oke, aku tau kalo terlanjur sayang, kalo bahagia itu pasti bahagiaaaa bangeeet. tapi, kalo terlanjur disakitin, rasanya nyeriiii bangeeeeet
skg coba aj perhatiin bagan ini

strangers ----> friends ----> lovers ----> EX ----> strangers

see?
semuanya bakal kembali lagi seperti awal
terus buat apa coba kita susah-susah pdkt, jaga komitmen kalo suatu saat bakal kembali lg jd 'strangers'? makanyaaaa, enakan juga lgsg nikah #eh #eaaaa

aku harap semuanya bakal baik-baik aja dan Allah selalu memberikan jalan terbaik-Nya buat aku :)

CHEERS \:D/

Selasa, 03 Mei 2011

Grenade - Bruno Mars

 "music is the loudest whisper from people's heart"
and this lyric is just how i feel

Grenade - Bruno Mars

Easy come, easy go, that's just how you live
Oh, take, take, take it all but you never give
Should've known you was trouble from the first kiss
Had your eyes wide open, why were they open?

Gave you all I had and you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, you did
To give me all your love is all I ever asked
'Cause what you don't understand is

I'd catch a grenade for ya
Throw my hand on a blade for ya
I'd jump in front of a train for ya
You know I'd do anything for ya

I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won't do the same

No, no, no, no

Black, black, black and blue, beat me 'til I'm numb
Tell the devil I said, hey, when you get back to where you're from
Mad women, bad women, that's just what you are, yeah
You'll smile in my face then rip the brakes out my car

If my body was on fire
Ooh, you'd watch me burn down in flames
You said you loved me, you're a liar
'Cause you never, ever, ever did, baby

But darling, I'd still catch a grenade for ya
Throw my hand on a blade for ya
I'd jump in front of a train for ya
You know I'd do anything for ya


I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won't do the same

the ending

pernahkah anda merasakan penantian yang sia-sia setelah berbulan-bulan lamanya? ya, aku merasakannya

aku merasakan menanti orang yang kusayang selama hampir 8bulan
aku merasakan menjaga rasa sayang ku yang untuh selama hampir 8bulan
aku merasakan sakit yang menggerogoti hatiku selama hampir 8bulan
dan, penantian ku hancur tak bersisa hanya dengan kata-kata "sorry, i'm already have girlfriend"

kupikir, aku masih bisa mengulangi semuanya
kupikir, aku masih bisa mempertahankannya di sisiku
kupikir, aku masih bisa melewati sisa hariku dengannya

but yeah, "people can planned, but God decided"

do you know what i feel now?
i'm tired. i'm tired of all. i'm tired of this fucking feeling. aku muak dengan semua yang telah kulakukan. semuanya sia-sia. semuanya hancur. semua tidak ada harganya di matanya

i've decided. i'll not longer hold on. i'm giving up
aku bakal mengikhlaskan dia. sepenuhnya ikhlas. dia bahkan telah menemukan penggantiku. ya, penggantiku. penggantiku yang dia sayang. penggantiku yang akan selalu menemaninya
this is my life
aku ngga mau lebih lama lagi terpuruk. sudah cukup buat ku untuk bertahan. apa yang kulakukan sudah jelas tak berarti baginya. lalu, untuk apa lagi aku bertahan?

buat kamu yang merasa,
yeah, aku akan mengikhlaskan mu. aku akan melepaskan mu walaupun untuk aku harus membutuhkan waktu seumur hidup ku untuk melakukannya. tidak, aku tidak membencimu. aku bahkan tidak mempunyai sedikitpun niat untuk bermusuhan dengan mu. aku hanya ingin menjaga jarak untuk sementara. suatu saat, jika rasa sayang itu sudah berakhir, aku pasti akan menghubungi mu. kembali menjalin hubungan pertemanan kita. aku yakin. kalau kamu memang benar ditakdirkan untuk berjodoh denganku, sejauh apapun kamu pergi, sebanyak apapun wanita yang kamu singgahi, kamu pasti akan kembali dengan ku lagi :")

everything gonna be alright. with or without him, life goes on
with or without me, your life goes on :")

hidupku terlalu indah untuk dilalui dengan air mata
hatiku terlalu berharga untuk dilabuhkan kepada orang-orang yang salah
aku akan tetap bahagia dan tersenyum. mensyukuri semua nikmat yang telah diberikan-Nya terhadapku. yeah, i have everything. thanks God. You're my life, You're my only hope \:D/ 

Selasa, 22 Maret 2011

i'm not your wonderwoman

Aku bingung sm hidup ku. Aku bingung sama takdir ku. Selalu ending yg sama. Dengan siapapun, selalu sama
Aku tau dia sayang aku. Aku bisa ngerasainnya. Tapi knp harus selaluuuuu terbagi? Ngga bisa kah aku jadi 'the only one' buat dia?
Dulu waktu masih jadian, masalahnya dengan dena. Dia juga punya perasaan sm dena. Sekarang? Sama tacik. Aku bingung, aku ngga tau harus gimana

Benar aku masih menyayanginya. Benar aku masih ingin mempertahankannya
Tapi, aku juga manusia biasa. Aku juga punya perasaan. Aku bukan Wonderwoman yg selaluuuuu bisa bertahan dan sabar buat ngehadepin dia. Tidak kah dia sadar? Bisa kah dia sedikiiiiiit saja nyoba ngertiin ap yg tak rasain? :(

Sekali-dua kali-tiga kali. Aku coba buat bertahan. Tapi apa? Selaliuuuu aj kayak gini. Sayangnya ngga pernah utuh buat aku

Kalau pun misalnya suatu saat kesabaran ku sudah habis, dan aku memutuskan untuk letting him go, aku ngga akan pernah menyesal
Aku sudah berusaha sekuat hatiku, untuk bertahan, untuk menjaga sayang ku buat dia. Aku sudah bertahan dan kebal untuk disakiti olehnya. Hal itu semata-mata karena aku sangat sayang dia
Kalaupun suatu saat dia yg mencoba melepaskan ku, apalagi yg bisa kulakukan?

Sekali lagi, aku juga punya perasaan. Aku ngga akan mungkin kuat untuk disakiti terus2an. Aku ngga mungkin kuat melihat orang yg kusayang dan masih berhubungan 'lebih' dengan ku tiba2 berhubugan 'lebih' pula dengan orang lain

I'm not your Wonderwoman

Kamis, 03 Februari 2011

ikhlas untukmu :)

Hari ini liburan imlek. Pertama tama, Gong Xi Fa Coi ya bagi yang merayakannya °\(‾▿‾)/°

Hari ini punya kesan tersendiri bagiku ☺ semalem, Lien Pecol Yustus bermalam di rumah ku dan 'ngemper' malem-malem di depan Smooth, tempat 'plus plus' di Malang gara-gara bingung mau pulang naik ap .__. Tapi engga, kita ngga masuk lah men. Pelis. Sori ajeeee

Sorenya, aku ke rumah nya dia. Yes, rumah nya dia men *tau kan rumahnya siapa?
Pertamanya, aku ragu mau kesana. Tapi di satu sisi aku sadar, aku ngga mungkin menghindari dia terus. Sewaktu aku di depan pagar rumahnya, dia seperti ngga mau dan males mau bukain pintu buat aku. Ckck. Tatapannya dia ke aku, seperti aku ini 'virus' yang harus dihindari -_- aku coba buat tetep senyum, buat tetep ramah ke dia. Tapi kok ....

Dan sesampainya aku dirumah, aku mulai sadar. Aku memang kecewa sama dia. Aku memang marah sama dia. Tapi itu KEMARIN. Entah kenapa aku ngga bisa buat benci dia. Aku mulai mengikhlaskan dia, sama seperti aku ikhlas dia ninggalin aku
Semua orang selalu beranggapan dan memintaku buat benci, menjauhi dia. Tapi bagaimana aku bisa membenci orang yang DULU pernah membuat ku merasa berharga, berarti, dan bahagia?

Dan jujur saja, ad yang aneh dari tatapannya dia. Ngga bersinar lagi seperti dulu. Aku gatau kenapa. Entah mungkin karena memang dia membenci ku atau karena dia ngga bahagia. Sungguh, aku rindu sinar dari tatapannya kayak dulu .__.

Saat ini dengan sepenuh hati, aku menyatakan aku sudah memaafkan semua nya yek. Kecewa ku mungkin ngga ilang, tapi segala rasa marah, sedih itu memudar. Dan berubah menjadi keikhlasan ☺ seperti yang kubilang, aku ngga pernah bisa memusuhimu atau bahkan benci terhadap mu. Aku harap hubungan kita masih baik-baik saja. Setidaknya, kamu ternyum lah pas ketemu aku :')

Selasa, 11 Januari 2011

RIP Adam Iqbal Abraham

Kehilangan teman (lagi) untuk selamanya. Ya, menyakitkan. Sangat menyakitkan. Ajal datang tanpa pernah kupikirkan. Ajal datang secepat ini. Serasa baru kemarin aku panggil dia "e'ek, e'ek, dicari Adheeel lhooo"; "e'ek, Adhel kemana?"

Adhelia Putri Permanasari.
Keponakan ku dalam silsilah CS Family. Tak lain tak bukan pacar (alm)Adam. Untungnya dia cewe yang kuat.
Sahabat ku. Ngga kuat liat dia kayak gini. Sewaktu di pemakaman, dia ngga mau pulang. Seolah oleh pengen bareng Adam terus. Aku ngga tega. Aku sayang sahabat ku. Aku sayang Adhel :'(

Dibalik ini semua, banyak hal yg dapat kupelajari
Aku udah ngikhlasin kamu, Vin. Aku ikhlas kamu jadian sm Dena, km jadian sm siapapun. Aku cmn minta, km jaga diri dan tau batas nya. Aku minta kamu bahagia. Aku pengen kamu bahagia. Aku pengen selalu liat senyum TULUS mu dalam keadaan apapun.

Sungguh, teramat sulit merelakan kamu Vin. Merelakan org yg kusayang demi org lain. Setengah mati bahkan. Tapi aku masih bersyukur, setidaknya sampai sekarang aku masih bisa sayang sm km, aku msh bs merhatiin kamu. Melihat dirimu, melihat senyummu, mendengar suaramu, mendengar tawamu. Itu sudah cukup. Sungguh, itu sudah cukup :')

Daridulu, aku cmn pgn bikin km bahagia. Bagaimanapun caranya. Kalo dengan merelakan mu bisa membuat mu bahagia, aku pasti bakal ngelakuin. Tapi tolong, ijinin aku untuk selalu memperhatikanmu baik dengan atau tanpa sepengetahuanmu, Vin :'))

Okey, back to the topic
Adhel, kamu beruntung. Org yg km syng selaluuuu syng kamu bahkan sampai diakhir hidupnya. Adam pasti tau kok seberapa besar sayang mu untuk dia
Adam ngga suka Dhel liat kamu sedih, apalagi smpe kayak gini. Kamu yg kuat ya sayang? Kamu yg tabah :') aku tau ini semua sulit. Teramat sangat sulit bahkan. But please, try to be happy for him :')

Adam, rest in piece ya, friend :') you'll always in our hearts
Ya Allah, tolong jaga Adam Iqbal Abraham di sisi-Mu :')

Rabu, 13 Oktober 2010

tears don't fall

Haha aku kasih judul begini, bener2 ngga sesuai sm aslinya deh -,-
Aslinya juga nih air mata lg turun deres2nya zz

Hari ini (juga hari2 kemarin) aku bangun dgn keadaan sumpah kangen sm dia. Banget
Aku kangen sms nya tiap pagi yg jd suntikan semangat ku
Aku kangen kata sapaan 'pagi sayang ku :* cinta ku :* istri ku :*' itu
Yeaaah, miss him to death :'(

Entah kenapa rasanya 'makjleb' pas baca status facebook nya dia ttg cewe lain
Entah kenapa rasanya ngga adil ngliat statusnya dia dipenuhi komen2 dari cewe
Stupid me. Yeah

Entah ap yg bikin dia tiba2 malam ini mau baca blog ku
Yaampun, sungguh aku takut melukai hati nya. Aku sama sekali ngga bermaksud melukainya. Bahkan hanya setitik.
Sungguh aku ngga bermaksud :(

Dan setelah itu,
Mendadak (seperti keadaan ku skg) air mata ini menetes

Aku inget dulu slalu ad dia diwaktu aku sdg frustasi
Aku inget dulu slalu dia yg bs ngehibur aku
Aku inget dulu slalu dia yg ngehapus air mata ku
Aku inget dulu slalu dia yg nyediain pundak nya buat tempat ku menangis

Sekarang?
Cuma ad aku. Sendirian. Dengan air mata (tetep)

Yeah, I MISS OUR MEMORIES :'(

Kamis, 16 September 2010

copied

copied from chichiawawaw.blogspot.com
rasa ini mungkin sama persis kayak ap yg aku rasain stelah dia pergi

I've suffered and lost like this for so long. He just walked out of my life by the most hurtful way. He left me when I had my super hard times and when no one stayed next to me. He went away and left me with tears and sadness. I was truly lost, I couldn't find what I am, who I am and where I am.

I had no one to share with, seriously. It obviously brought me into bitterness. Of course he did well, he forgot me perfectly maybe. He exists around thousands great girls. I bet I never crossed his mind even for 0.01 second. Poor me, exactly.

And then I met him, maybe that was the last time I could see his precious smile. My mind completely went wrong. I had so much thing to say but I just couldn't say to him. Like a flash back on a movie, our memories appeared one by one and yes I miss him to death. But one thing I had to realise, his smile wasn't for me anymore. Yes I'm no one. I hate the way I became a stalker. Stalking him all day. Such a pathetic. Such a tragic lovelife. But it brought me into another way. I learn a lot. I have to become stronger. And I learn that nothing, no one on this earth you can hold onto. This life is yours and God would perfectly direct you.

Well, with or without him beside me, my life goes on. My tears won't stop and won't change anything. Everything has done perfectly and I don't wannabe such a destroyer. I've done my best, I've said that I miss and truly love him. I've became one of the characters in this drama since the beginning, so I got into its consequence. I have to feel this bitterness, cause I've already felt its sweet. Damn hard.

Humans are forever humans. They've planned perfectly but god decides. I'm just the incomplete one without him, but I'll try my best to be the best as the incomplete one. If god wants us to be separated like this, what can I do? Nothing. But if god wants us to be together maybe it's just another matter of time.

For you, "the one I love the most" but also "the one who hurts me the most". For this long time, you always think you're the right one, and I always be the one who does the apologise. Actually it doesn't matter since I also realise that I'm not perfect. But please, don't ever do your hurtful way to another girls. well, you don't want me anymore. I think I'm such a poor if I still stuck on your game. So I have to go, I deserve to be happy. Not suffering like this with no point. I'm out and wish me luck.

Kamis, 19 Agustus 2010

dunno what i'm feeling

hellyeah, udah lamaaa baungeeeet ngga posting nih -,-
maaf yeeeey, sepertinya untuk ke depannya saya bakal jarang banget posting blog
tugas tugas di SMA bener bener bikin aku stres stengah mampus -,-
belom lagi urusan dgn ekskul pramuka, MPK, dan jerman zzzz

oke, BUKAN aku yg milih buat ikut eskul sebanyak itu
tapi bayangin, ada 4 ekskul yg nawarin (nyaris memaksa) aku untuk gabung: paskibra, MPK, pramuka, padsu
tapi ekskul yg murni aku pilih ya cm bhs. jerman itu aja
bayangin aja, aku ngga ikut tes kedua MPK, sekaligus ngga ikut witarnya MPK
dan ajaibnya, aku masiiiiiih aja kepilih -,-

dan sekarang, akhir akhir ini, aku bener bener ngrasa bosen sm kehidupanku yg itu itu aja
capek buangeeeeet, mesti bagi waktu antara les, belajar, ngerjain pr, ekskul, dan pacar

hari hari kemaren, aku ktemu lagi sm mas dio. berkali kali malah
dia liat aku, tapi entah kenapa dia seperti ngga mengenaliku. GWREAAAAAT!
dan kemaren, sewaktu davin lagi jemput aku, sewaktu aku mau naik ke jok blkgnya davin, eh tiba tiba mas dio lewat. noleeeeh senoleh nolehnya -,- dia gonceng cewe, tapi itu bukan mbak niar

ada yg aneh sm diriku skg
gampang badmood, tapi gampang juga senengnya

astaghfirullahaladzim -,-

Kamis, 05 Agustus 2010

selamat jalan, mas yok

bangun pagi hari ini, ya seperti biasa,
sholat, smsan, bangun, mandi, sarapan, ke sekolah, sm skali ngga ad firasat apa-apa

begitupun sewaktu di sekolah,
awalnya, cuma pngen liat fotonya mamy-papy yah, guyon2 ngga karuan bareng pecol
sampe tiba-tiba ad sms yg blg kalo mas Yoyok ud ngga ad :"(

kaget? iya, shock? apalagi, percaya? e-n-g-g-a!
bahkan, saat ini, saat post ini kubuat, aku masih belum bisa percaya
langsung saat itu juga aku online twitter dan ngliat tweet nya orang-orang ngucapin 'Selamat Jalan' ke mas yoyok
yaampun iyaa, mas Yoyok ud ngga ad :(

baru pas HUT kmren aku minta traktir ke dia
baru kemarin ketemu, guyon-guyon bareng dia
secepat itukah ajal datang?

Ya Allah, sungguh, Engkau benar-benar panuh kejutan
secepat itu kah Engkau memanggil orang-orang yg Engkau cintai?
segampang itu kah memanggil roh dari orang-orang yg beruntung ini?

mas Yoyok, orang yg pernah menyabet danem tertinggi se- SD Kauman,
mas Yoyok, orang yg ngajarin aku ap itu Pramuka, TPU/TPK
mas Yoyok, orang yg maksa aku supaya masuk smala
dia ud ngga ad sekarang :(
aku ngga bisa ndenger tawa cempreng khas-nya lagi
aku ngga bisa gojlokan bareng dia lagi :(

Ya Allah, tolong berilah dia tempat terindah di sisi-Mu,
tolong tenang kan dia dalam istirahat abadi nya,
terimalah amal-ibadah nya, Ya Allah

at least,
Selamat Jalan, Ahmad Priyo Pratomo :")