Senin, 16 April 2018

How to put the negativity aside?
People said, just surround yourself with postive people, intoxic community.
Then I asked, what if the toxicity is within me?

Insecurity.
That's my biggest enemy, yet my very bestfriend.
I don't know what I did, or even what kind of experience I've ever been to produce that kinda word.
But I feel like the insecurity starts to kill me, kill all my positive thoughts that ever came across my head.

Why is it easier to blame on my self for everything thay goes wrong along the way?
Blaming me for not being good enough to others. Blaming me for not be who I really am.

Is it just me, or is everyone really have that discourage to trust anyone?
Because I really am afraid of trusting people, nor trust my self.

Please save me, God...

Sabtu, 21 Januari 2017

Bicara pada Semesta

Banyak hal di dunia ini terjadi diluar kendali kita.
Tak peduli seberapa dalamnya kita menyayangi dan menginginkan seseorang, campur tangan semesta pun akan selalu menjadi penentu akhir dalam sebuah cerita.
Tak peduli seberapa kerasnya kita berusaha, semesta yang akan menentukan bagaimana baiknya sebuah cerita akan berakhir.

Aku, disini, kehilangan harapanku terhadap semesta.
Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik, menjadi seperti apa yang dia inginkan.
Aku tak pernah merengek,
tak pernah menuntut,
tak pernah mengkhianati,
selalu berusaha ada disampingnya kapanpun,
selalu berusaha mencukupkan apa yang dia inginkan,
Dengan harapan,
semesta akan menginjikan kami untuk bersama selamanya.

Tapi semesta membiarkan tragedi itu terjadi.
Aku harus kehilangan orang yang kusayangi sepenuh ragaku dengan sangat tiba-tiba.
Disaat aku sedang sangat berbunga-bunga karena merasa disayangi.

Semesta membiarkan aku berjarak dengannya dengan alasan yang sangat tidak bisa kuterima.
Tapi,
bukankah perpisahan adalah sesuatu yang manusia tidak akan pernah bisa terima, apapun alasannya?

Semesta mengharuskan dia untuk berubah.
Dia yang mencintaiku, tidak akan membiarkanku mengemis rasa perhatian darinya.
Dia yang mencintaiku, tidak akan membiarkanku merasa tidak diinginkan, apalagi olehnya.
Dia yang mencintaiku, akan selalu berusaha untuk berada di sampingku apapun keadaannya.

Semesta,
Apakah benar masih ada aku di hatinya?

Rabu, 10 Februari 2016

When you fall in love

Beberapa waktu yang lalu, aku menemukan tulisan dari salah seorang wanita dari salah satu akun media sosialnya, dan maaf, aku tidak bisa mengingat dia siapa. Tetapi, yang aku tau, tulisannya sangat jujur, dan sangat menggambarkan diriku ketika aku sedang jatuh cinta,

And here it is.
Sekali lagi aku ingatkan, ini bukan tulisan aku, aku hanya menuliskannya kembali disini.
.
.
.
.
What perks of dating me?

No perks, I'm a mess.
Can't even offer you stability, 'cause my happiness lies in misery.
One thing for sure is that when I love, I would fall in the cheesiest and most childish way possible.

I would remember precisely how you smell, or how your eyes dance when you laugh. I would write angsty poems about you every single day. I would play imaginary conversations and scenario with you in my head every single night.

We could talk about your favorite books or series all day, we could share weird jokes all night. We could make a perfect duet band.

I would secretly fix your works when you're not there and trust me, I'd do it well. I could write 100+ fun facts and trivias about you.

I would repress all the negative emotions I have towards you.

And the best thing is that for me, dating is one thing, loving is another. You don't have to date me to own my love.

Rabu, 27 Januari 2016

who remains?

Hari ini aku kembali diperingatkan akan satu hal, satu hal yang sering kali aku khilafkan, dan satu hal yang sering kali aku lakukan diluar alam sadarku.

Bahwa,
pada akhirnya,
only Allah remains...

Seringkali kita tanpa sadar menggantungkan diri dan asa kepada sesama manusia, akupun begitu. Ya, mungkin karena pada dasarnya, aku bukan orang yang mudah untuk percaya terhadap orang lain, maka ketika aku sudah mulai percaya, aku bisa sangat amat bergantung pada orang tersebut. 

Tapi ada satu hal yang kita lupa untuk mengingatnya,
People change.
Ya, mungkin mereka tidak bermaksud untuk berubah. Tapi, tuntutan hiduplah yang secara tidak langsung memaksanya untuk berubah. Jika dulu kita bisa dengan santainya menegur mereka, atau bahkan mendatanginya saat kita membutuhkan a shoulder to cry on, sekarang tidak seperti itu lagi. 'Teman' itu suatu saat akan sibuk dengan kehidupannya, atau mungkin dengan keluarga barunya, bahkan dengan pekerjaan barunya, sehingga waktu yang dulu mereka gunakan untuk sekedar membalas pesan kita, berbincang ketika sedang luang, pun semakin singkat, hingga akhirnya secara tanpa sadar, kita sudah tidak ada lagi di dalam circle life mereka.

Akupun mengakui, semakin bertambah umur, akan semakin sedikit orang yang bisa kita ajak untuk berbicara, saling bertukar pikiran satu sama lain tanpa harus menjudging siapa yang benar ataupun siapa yang salah. Akupun merindukan hal itu, berbicara tanpa ujung dengan orang yang open minded, dan sangat terbuka tanpa pernah mengajak atau menghasutku untuk menghakimi sebuah permasalahan. Sehingga ketika semakin dewasa, ketika kita menemukan orang seperti itu, kita akan sangat tertarik untuk menghabiskan setiap saat untuk berbincang dengannya, dan kemudian, secara tidak sadar kita sudah bergantung dengannya.

Tapi apa yang bisa lakukan ketika orang tersebut mulai sibuk dengan urusannya masing-masing, dan mulai mengesampingkan kita?
Nothing.
Simply because life is go on, dan kembali lagi pada pernyataan diatas, semakin dewasa, semua orang akan sibuk dengan urusannya masing-masing.
Tapi bukan berarti mereka sudah menghapus kita di dalam hidupnya, mereka 'hanya' mengesampingkan kita, untuk kehidupan pribadinya. Apakah salah? Tidak.

That's why, jika kamu sudah menemukan 'sahabat' seperti itu di dalam hidupmu, treasure him/her well, dan ketika semuanya terlihat sangat berat and you have no one to cry with, remember, in the end, only Allah remains.... 

Sabtu, 05 Desember 2015

Random

Orang bilang, wanita seharusnya disayangi, bukan menyayangi.
Orang bilang, wanita seharusnya dikasihi, bukan mengasihi.
Orang bilang, wanita seharusnya disantuni, bukan menyantuni.

Tapi, bagaimana bisa kita disayangi jika rasa sayang itu sendiri tidak ada di dalam hati kita?
Bagaimana mungkin kita bisa disegani tanpa adanya rasa segan itu sendiri dalam diri kita?

Aku adalah salah satu dari segelintir wanita yg lebih memilih untuk menyayangi, mengasihi, dan menyantuni.
Aku lebih menyukai memberi, bukan diberi.

Bukankah perasaan kasih, dan sayang adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa?
Dan seharusnya hal itu dimanfaatkan dengan baik.
Bukan hanya untuk wanita, tetapi untuk seluruh insan manusia.

Bayangkan, betapa indahnya hidup ini jika semua manusia menuntut untuk saling memberi, saling mengasihi tanpa mempedulikan kondisi orang lain?
Bayangkan, betapa manisnya seyum setiap insan apabila kita saling memberikan senyuman, dan kasih sayang tulus kepada  mereka?

We will make this world to a better place. For sure.

Selasa, 01 Desember 2015

Surat untuk sosok di ujung jalan (2)

Selamat malam, Tuan.
Sudah lama aku tidak menyapamu dalam tulisan.
Kali ini aku akan menuliskan sebuah surat lagi untukmu, sosok di ujung jalanku.

Tuan...
Apa sampai saat ini kita masih belum pernah bertemu?
Apa mungkin kau justru orang dari masa laluku?
Ataukah selama ini kau ada di dekatku?
Sungguh, aku penasaran dengan sosokmu, Tuan.

Aku membayangkan bagaimana kelak kau akan kucintai dengan seluruh hati dan jiwaku,
bagaimana kelak aku akan dengan senang hati membiarkanmu menuntunku,
bagaimana kelak aku akan melayanimu, menjadi makmum untukmu,
bagaimana kelak kau akan menjadi orang yang kupilih sebagai imamku,
bagaimana kelak ridhomu adalah suatu hal yang haq bagiku,
bagaimana kelak kita akan saling menguatkan, mengingatkan, serta menjadi pasangan yang mendapat rahmat-Nya.

Tuan...
Masihkah kau disana, berdoa dan berusaha memantaskan diri untukku?
Tidak lelah aku mengingatkanmu untuk selalu berusaha dan berdoa meminta ridho-Nya agar kita segera dipertemukan.
Aku mungkin tidak mampu mengingatkanmu secara lisan, bahkan mengetahui sosokmu saja tidak.
Tapi ketahuilah, kau selalu kusebut dalam setiap perbincanganku dengan-Nya.

Tuan...
Sudahkah kau merasa siap untuk bertemu denganku?


Uhibbuka Fillah, Yaa Zauji :)

Rabu, 18 November 2015

For every pain

Banyak hal bisa berubah secara drastis dalam jangka waktu 2 tahun. Termasuk, hubungan kasih sayang antar orang-orang yang sangat berarti di dalam hidup kita.
Luka dan sakit yang kualami meninggalkan perasaan trauma dan ketidak yakinan akan menjalani sebuah masa depan.
Tidak jarang aku hanya bisa menangis dalam diamku dan meneteskan air mata tanpa sadarku.
Tetapi satu hal yang aku tau, perasaan itu telah merusak jiwa dan ragaku.

Tanpa aku sadari, aku mulai bersikap over-excited dan tertawa akan hal-hal bodoh yang sebenarnya tidak patut ditertawakan.
Tapi tidak apa-apa, mereka pun tidak menyadarinya.
Akupun mulai acuh akan segala pemikiran yang berkecamuk dalam jiwa dan pikiranku.
Dan perlahan-lahan perasaan itu mulai menggerogoti segala sumber energiku.
Sampai pada akhinya aku sadar, aku sudah kalah. 

Aku kalah dengan segala cobaan yang telah diberikan kepadaku.
Aku mulai tidak percaya akan apapun, manusia, cinta, persahabatan, bahkan kekeluargaan.
Buat apa ada itu semua jika pada akhirnya, kamu hanya bisa bercengkrama, berbisik pada dirimu sendiri?
Karena pada akhirnya, semua orang akan meninggalkanmu.
Dan kamu, selalu dituntut untuk tegar, dan tidak menggubris segala trauma dan sakit yang sudah menancap pada jiwamu.

Aku mulai meragu pada masa depanku.
Adakah orang yang sanggup menerimaku dengan tulus, tanpa melihat latar belakang, masa lalu, dan sanggup menuntunku berdiri tegak dengan semua rasa takutku?
Bagaimana bisa orang menerimaku yang pola 'dasar'nya saja tidak utuh?

Aku mulai kalah dengan kebencian.
Karena tanpa kusadari, aku mulai membenci orang itu, seseorang yang telah merenggut semua bahagiaku.
Aku mulai membenci semua orang yang mencampakkan, merebut, menginjak-injak suatu dasar dari kehidupanku.

Maafkan aku, Ya Rabb...
Aku masih jauh dari kata 'ikhlas', dan tegar menerima segala cobaan dari-Mu.
Aku masih sering menuntut keadilan disaat Engkau menerpaku dengan berbagai cobaan.
Tak jarang aku menyalahkan-Mu, ya Rabb....
Menyalahkan-Mu yang sudah memberiku cobaan yang jauh diluar kemampuan hati dan jiwaku.

Maafkan aku, Ya Rabb...
Selalu meminta-Mu meminjamkan sedikit saja kekuatan milik-Mu untukku.
Tegarkan aku, Ya Rabb...
Karena pada akhirnya aku sadar, tidak ada yang pasti di dunia ini, dan segala kepastian hanya milik-Mu.

Semoga Engkau selalu melindungi dan meridhoi segala perjalanan hidupku. Aamiin.

Jumat, 31 Oktober 2014

Silence

Ketika sang arjuna menjatuhkan panahnya
Tak ada insan yang mampu menghindarinya
Hati terbutakan oleh rindu yang menganga
Seakan dialah insan yang paling merana

Kita hanya mampu terdiam dan menatap
Membisikkan seribu satu bahasa tanpa suara
Seakan bercengkrama dalam dunia kita,
dunia fatamorgana

Kita hanya bisa menatap dalam diam
Seakan-akan mengerti akan isi hati setiap insan

Semua manusia bisa berpaling dan mengepakkan sayapnya
Tapi dia, hanya dia, tetap disana
Menatapku dalam diam

Ketika rindu mulai menguak
Seolah terbutakan oleh sesaknya perasaan
Dan dia masih bertahan disana
Menatapku dalam diam

Karena dalam satu tatapan, terdapat sejuta rindu yang menunggu untuk diungkapkan

Minggu, 06 April 2014

Another Apology


I love you
I love you to the extent I couldn’t even tell anyone how much or how deep my love for you
I love you the most. After all this time, I never felt sick or even bored with you. I realise that my feelings for you just got deeper day by day. And no one could tell me how could this happen

I love you
I love you to the extent that I love my korean-idol because he looks so similar with you. Even my self always try to deny it. Yeah, you looks like him. That’s why I love my korean-idol.
I can’t tell my self, how could I supposed to cheer you up? To make you happy just as you always do to me. Because whenever I try, I just end up depressing you and make everything get worse

I’m sorry, I’m lacking so much
I can’t be anyone who could cheer you up and make everything easier.
I’m just your silly girlfriend who loves you so deep and always want to make you happier with me even in fact I only end up hurting you.

I know you can do everything well. Because you’re the best. And my heart is never wrong to judge person.
You’ll be a great person someday. I know. You were born on a very lovely family and great parents. So I know, someday you’ll as great as they are or ever greater than them

So baby, cheer up!!
This is just a beginning. You have to be wiser and tougher. Everything is gonna be alright. I'll be right here beside you whatever and whenever
At the very last, I wanna tell you words that you might be sick to hear of, but it always come from the deepest of my heart,


"I love you"


21:41
Your Silly GF

Sabtu, 11 Januari 2014

Nearly 20th

I can't believe I'll turn to 20th soon. This year. So many big things happen on my way to face the precious 20. Banyak kejadian yg bukan hanya menguji mental dan fisikku. Tetapi, menguji kedewasaan dan kedekatanku dengan-Nya. Perjalanan menjelang berkepala 2 memang teramat sangat berat. But yeah, this is just a beginning. Akan semakin banyak hal-hal menakjubkan yg nyaris saja membutakan mata, hati, dan pikiran menanti. Not only me, but my friends on the same age are struggling too. Banyak orang yg bilang, bahwa umur 20 adalah titik balik kehidupan. Umur dimana kita harus mulai berpikiran untuk masa depan yg lebih panjang. Umur disaat satu per-satu orang kesayang kita mulai meninggalkan kita dan memaksa kita untuk hidup mandiri. Sendiri.

So many big things happen last year. I really mean it: so many. Big things. Happen. I thought I wouldn't survive at first. That was just too much for me. I can't believe that the blood relationship means nothing if you can't appreciate it well. Hubungan darah bukanlah menjadi jaminan bahwa ke depannya tidak akan ada batu sandungan yg besar yg nyaris mengaburkan hubungan tersebut. Ya, terlalu banyak hal terjadi yg membuatku paham, semakin hari, kedewasaan memegang peran penting dalam me-manage kepribadian kita.

So......am I qualified enough to become a 20 years woman? Even tough I definitely prefer being on my teen age, I have to face it. Face my 20 age. Banyak orang yg bilang, "Live while we're young" tapi aku tidak. I'll live happily and wisely even on my mid-20th, mid-50th, or maybe on my mid-70th.

Life's short. So take a chance to make a new decisions. Have courage and confident to face all the risks that will block your path. Cheers!

Rabu, 11 Desember 2013

It's my time to cry

I had a nightmare before I could hug you, who was crying
I woke up with a sad heart,
I opened the curtains with my moonlight-stained tears, I send you a letter

Remember, when things were hard
I always turned your tears into smiles
Don’t cry in places without me, don’t cry
Because you always had a lot of tears

No, it’s my turn to cry, I’ll cry now
I’ll take all of your tears
It’s my turn to cry, give them to me
Even those tears, this time

The faded photos that I almost threw away
It hurts so much that I can’t look at them now

It’s another sleepless night
I sit in my dark room with opened eyes drawing out your face

Your shy smile and gentle eyes
I want to hug you, what do I do?
Don’t cry in places without me, good-bye
Because you can’t lend my shoulders anymore

No, it’s my turn to cry, I’ll cry now
I’ll take all of your tears
It’s my turn to cry, give them to me
Even those tears, this time
Even your tears, this time yeah

I love you
(I still love you so much, I miss you)
Don’t cry (Please be happy in that place)
I’m missing you

Current favorite song
EXO - It's My Time to Cry

Senin, 21 Oktober 2013

Peter Pan

I brush off my worn out diary and suddenly, in the opened pages
You clearly are there, you still remain there just the same
I remember the pictures that I forgot all this time, small tremblings gush out of my body
It’s a bit sad that I can’t go back to those times

I’ll go looking for you to Neverland by following Tinkerbell, who was sent by the memories
At that place, you and I are looking at each other, smiling
I’m your eternal Peter Pan, your man who has stopped in time
I may be clumsy but I loved you so much and I will run to you

I clearly remember beating away all the villains who bothered you
From that moment, I had your heart and even shared a kiss
My heart rode the clouds and flew
You were prettier than Wendy or Cinderella, the one person who made my heart pound
As soon as I felt you, my eyes shone

We were together, I wanted to hold onto you I held out my hand but you grew distant
Don’t leave me, the me of the past is right here, where are you?

Pink faces, the feeling of walking on clouds, baby boo, the picturesque you makes my heart pound
Just like how you softly smiled with your eyes back then
If only you can fly into the opened window of my heart
You are in my fairy tale, you still linger around, sweety girl
I still get nervous – the corner of my heart without you is like a lonely island
I wrote you down in my memories, you can’t be erased, pretty girl
My heart still rushes – the corner of my heart without you is...

How much did you change while the clock’s springs were turning
I turned the last page that is written about you
But I have no courage to read it, I will erase the sad words
Our story is not be over, because we will meet again...

Peter Pan ( Korean version)
By : EXO

Senin, 07 Oktober 2013

Baby, don't cry

Don’t hesitate anymore please, take my heart away.
Yes, the sharper it is, the better -even the moonlight shut its eyes tonight.
If only it was a different guy and not me, if only it was a line from a comedy.
I will burn all of the scars exchanged with your love.

Baby, don’t cry tonight –after the darkness passes.
Baby, don’t cry tonight –none of this will have happened.
It’s not you who will become short-lived.
So baby, don’t cry cry –because my love will protect you.

We exchange our fates that are headed toward each other.
As much as there was no choice but for us to go awry, I know we have loved that much more.
When you smile, sun shines, the brilliance can’t be expressed with the boundaries of language.
Waves are crashing down in my heart.

Baby, don’t cry tonight –on this stormy night (like the sky is about to fall).
Baby, don’t cry tonight –it’s fitting for a night like this.
I had to let you go in this moment that shines brighter than tears.
So baby, don’t cry cry –my love will be remembered.

On top of the dark shadow of pain, on the thres hold of farewell.
Even if I cruelly fall down, even that will be for you so I will handle it.
Instead, I will give myself to you, who doesn’t even know me.
Don’t cry – instead of hot tears, show me cold laughter baby.

Say no more, no more
Please don’t hesitate –just when I’m about to become like foam.
Say no more, no more
Just burn me with that knife, so I can remain as a dazzling person.

The moonlight fills your eyes.
This night passes silently in pain.

The early sunlight melts down.
The brightness that resembles you falls down.
My eyes that were once lostfinally cry cry cries.

Baby ,don't cry (Korean Version) - EXO
Current favorite song

Minggu, 16 Juni 2013

Oh S!

Selamat malam, mr. S!
Baru saja kita berjumpa melalui dunia maya.
Baru saja kita bercengkrama, menyimpan cerita melalui layar datar.
Sayangnya, kamu tidak mengetahui itu semua.
Dan tahukah mr.S, aku melakukan ritual itu setiap hari.
Bahkan setiap aku menatap layar datar mini-ku, aku selalu menatap dan mengagumi sempurnanya wajahmu.
Jelas kamu tidak tahu.
Dan bahkan tidak akan pernah tahu.
Tanpa sadar, kamu telah menjadi sumber senyumku.
Begitupun alasan mengapa wajahku terlihat merona ketika menatap layar datar mini-ku.

Sebagian orang pasti menyebutku gila. Memang.
Ya, aku terlalu mengagumimu.
Aku terlalu meninggikanmu.
Aku terlalu menerbangkan anganku.
Hingga kini sudah tidak dapat kujangkau lagi.
Kau lebih dari sekedar panutan bagiku.
Karena kamu, aku belajar keikhlasan.
Karena kamu, aku belajar arti melepaskan.
Sudah terjawab kan, mengapa aku sangat menggilaimu?

Hei, mr. S!
Bolehkah aku meminjam bayanganmu dalam anganku?
Aku tau, ribuan atau bahkan jutaan wanita diluar sana juga melakukan hal yg sama denganku, bahkan lebih gila lagi.
Sudah, relakan saja bayanganmu untuk kami, mr. S.
Kau hanya perlu terus melangkah ke depan.
Anggaplah aku, kami, sebagai angin, yang senantiasa mengikutimu kemanapun kau pergi.
Mendorongmu ketika kau berhenti.
Bahkan menyejukkanmu ketika kau lelah dan butuh sandaran.

Teruslah berkarya.
Dan ijinkan aku, kami, untuk selalu meminjam bayanganmu.

Sincerely,
Your fans.

Rabu, 22 Mei 2013

Misjudging

Hai tuan, apa kabar?
Sudah lama kita tidak saling bertukar sapa, bahkan bertukar pikiran.
Jangan heran, semuanya sudah berubah sekarang.
Kau bukan lagi orang yg dulu kukenal.
Oh, apa mungkin aku yg salah?
Karena kurang mengenalmu dengan baik, atau karena beranggapan kau berbeda.

Ya, jangan salahkan aku, tuan.
Aku memang pernah mengharapkanmu.
Aku juga pernah menggantungkan angan-angan bersamamu.
Tapi tidak untuk saat ini.
Sudah cukup, tuan.
Sudah cukup tuan mempermainkan segala hati dan perasaan.
Mengatasnamakan cinta dan kasih sayang hanya untuk melemahkan orang lain.

Sepertinya perspektif tuan salah.
Cinta bukanlah layang-layang yg bisa ditarik ulur.
Cinta juga bukan tempat persinggahan yg seenaknya kau datangi ketika dunia sedang tidak bersahabat.

Selamat tinggal, tuan.
Mungkin memang lebih baik kita menjaga jarak.
Silahkan lanjutkan mencari tempat persinggahan barumu.
Dan aku akan melanjutkan mencari rumah impianku.......

Selasa, 07 Mei 2013

Don't make it harder

I just don't understand why..... and how, my heart feels fluttered when I hear his laugh, even when I see his super-perfect-face.

I just don't understand why..... and how, he appeared in my dreams recently. And I, end up waking up with longing for him even more.

I love you. I know I have no confidence or even the courage to tell you that. I love you even if I could only see you from the back, and thinking, how we should together, and how you should be next to me.

I miss being next to you, being so close to you. Being the one you cared of. Oh sorry I forgot, maybe you just acted like that one. Maybe you thought that I'm the one you could played with when you bored. It's okay, really. As long as I could always be so close to you, and see your precious smile as long as I want.

So now, what's the point for ignored me? For treat me like a stranger? I just want to be close to you. Laugh together, and having fun together. Just...... please, don't make it harder for me.

It's enough for me for loving you one-side. It's really fine. I love to see you from the back. I love for secretly stalking you all day.

Please, don't make it even harder for me......

Malang, May, 8th 2013, 01:37am

Kamis, 02 Mei 2013

A bead of happiness

Alhamdulillah....
Mungkin hanya kata itu yg bisa kuucapkan sekarang. Allah has given me something that soooo-great and blissful. I am completely happy now. I just have to fight this battle successfully.

My heart truly happy now. Siapa bilang aku hanya akan bahagia jika orang yg kusayang dan menyayangiku menjadi milikku? No. Bahkan tanpa mereka pun kita masih bisa hidup. Dan bahagia.

Feeling satisfied with just family and friends, with every little thing that running in my circle life. It is enough for me. My reasons to live and smile, it is all here. And I believe, it is just another matter of time for anyone who will come into my life and spread his love sincerity to open my heart. Again....

Anyway, big thanks, Allah. You're the savior of my life {}

Rabu, 27 Maret 2013

Mr. J

Hai, Tuan.
Kamu mungkin tidak mengenalku.
Tidak pula menyadari keberadaanku di dunia ini.
Jelas saja, kamu memiliki berjuta-juta penggemar hanya dengan kemampuanmu berpolitisi.
Kamu juga mengambil hatiku hanya dengan ocehanmu di salah satu akun social media milikmu.

Ya, hanya cukup sekali aku membaca.
Dan aku sudah jatuh hati bukan kepayang.
Cita-citamu sangat tinggi dan suci...... menjadi presiden.
Bahkan kamu sudah membuat rencana kerja untuk beberapa tahun ke depan.
Rencana kerja yg dengan ajaibnya, mampu membuat bulu romaku berdiri ketika membaca.

Tahukah kamu, Tuan?
Aku tercengang melihatmu.
Melihat bagaimana kau menatap sebuah impian.
Melihat bagaimana kau merencanakan sebuah tujuan negara dengan begitu mengagumkan.
Melihat bagaimana bisa, seorang hanya dengan umur kurang-lebih 19 tahun, tapi bisa memiliki pandangan se-menarik itu.

Tuan, serahkan semuanya pada takdir.
Jangan pantang menyerah.
Aku selalu menunggu visi-misi segar nan berbobot dari otak cemerlangmu.
Bahkan untuk sekedar berangan-angan tentangmu pun aku tak berani.
Kau terlalu jauh untuk kuraih.

Tuan, semoga di kehidupan lain, aku bisa mendampingimu, memimpin sebuah negara maju.....

Selasa, 26 Maret 2013

Surat untuk sosok di ujung jalan

Hai sosok di ujung jalan.
Apa kamu masih disana?
Suatu saat kita pasti akan bertemu.
Iya, jodohku. Kamu.
Jaga diri baik-baik.
Jangan biarkan tipuan keji dunia merobohkan iman dan keyakinanmu.
Jangan biarkan kehidupan hina sosial di sekitarmu membuatmu lupa akan tujuanmu hidup.
Aku pasti akan berjalan dari sini, perlahan menuju ke arahmu.
Aku jelas belum tau siapa kamu, dan bagaimana rupamu.
Tapi aku yakin, siapapun kamu, pasti kamu lah lelaki terbaik yg sudah Dia pinjamkan untukku.

Lucu ya, aku bahkan tidak tau sosok di ujung jalan itu.
Tapi, dia bs membuatku tersenyum hanya dengan berangan-angan tentangnya.
Aku berkhayal akan memasak untuknya, mencuci pakaiannya.
Aku berkhayal memiliki 3 anak dengannya.
Bahkan aku berkhayal untuk tidur, dan memeluknya setiap malam.

Hai sosok di ujung jalan.
Sudahkah kamu siap bertemu denganku?
Aku akan selalu disini, menunggumu....

Malang, 26 Maret 2013
21:55

Dari wanita yg tak pernah lelah menunggumu.

Jumat, 22 Maret 2013

mindset

Secercah harapan itu mulai muncul. Terimakasih, Tuhan telah memberiku sedikit saja pencerahan, dan keikhlasan yg selama ini kuperjuangkan. Demi apapun, merelakan dan mengikhlaskan anugerah Mu -sekaligus menjadi hal yg sangat berarti untukku- bukanlah hal yg mudah. Bahkan teramat-sangat-sulit. Tapi sekarang aku sadar. Dari awal memang Kau sudah menegaskan, tidak ada yg abadi di dunia ini. Forever will always be Yours, only Yours.

Banyak sekali pelajaran yg kuambil dari hubunganku yg hanya berjalan 3tahun ini. Belajar untuk lebih bersabar, menjadi lebih dewasa, sekaligus menjadi pribadi yg lebih dekat dengan-Mu. Dia membawaku ke arah yg lebih baik. Dan aku bersyukur, telah Kau beri kesempatan untuk bisa menjaga, menyayangi, dan mengasihi salah satu ciptaan terbaik-Mu. Tidak, aku tidak akan merengek memintanya berada di sampingku lagi. Mungkin memang butuh sedikit waktu agar seseorang menyadari apa yg pernah mereka dapatkan,

Aku sadar, this life is mine and God would perfectly direct me to another way, better, and brighter. Kita tidak seharusnya menggantungkan asa, harapan, dan kebahagiaan hanya kepada seseorang, ataupun sesuatu. Karena ketika seseorang atau sesuatu hilang, asa, harapan, serta kebahagiaanmu akan turut serta hilang. Jangan salahkan keadaan, jangan salahkan Tuhan jika justru dirimu sendirilah yg membuat hidupmu kacau, membuatmu menjauhkan diri dari pelukan-Nya.

Kebahagiaan itu adalah pilihan, bukan keadaan. Dan saat ini, aku sedang memilih untuk bahagia. Kali ini, aku akan bahagia menurut diriku sendiri. Aku tidak ingin lagi menggantukan segalanya kepada seseorang atau bahkan sesuatu yg aku tau, suatu saat pasti akan pergi meninggalkanku. Cinta itu akan datang dengan sendirinya, saat aku mulai lebih mensyukuri apa yg telah aku raih.



Malang, 22 Maret 2013
With love,

Kartika