Jumat, 31 Oktober 2014

Silence

Ketika sang arjuna menjatuhkan panahnya
Tak ada insan yang mampu menghindarinya
Hati terbutakan oleh rindu yang menganga
Seakan dialah insan yang paling merana

Kita hanya mampu terdiam dan menatap
Membisikkan seribu satu bahasa tanpa suara
Seakan bercengkrama dalam dunia kita,
dunia fatamorgana

Kita hanya bisa menatap dalam diam
Seakan-akan mengerti akan isi hati setiap insan

Semua manusia bisa berpaling dan mengepakkan sayapnya
Tapi dia, hanya dia, tetap disana
Menatapku dalam diam

Ketika rindu mulai menguak
Seolah terbutakan oleh sesaknya perasaan
Dan dia masih bertahan disana
Menatapku dalam diam

Karena dalam satu tatapan, terdapat sejuta rindu yang menunggu untuk diungkapkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar